DPD Pengajian Al Hidayah Riau Kunjungi Rumah Tenun Kampung Bandar, Buka Pelatihan Tenun Songket Melayu
DPD Pengajian Al Hidayah Riau Kunjungi Rumah Tenun Kampung Bandar, Buka Pelatihan Tenun Songket Melayu

Golkar Riau – DPD Pengajian Al Hidayah Provinsi Riau melalui Bidang Kebudayaan dan UMKM melaksanakan kunjungan ke Rumah Tenun Kampung Bandar, Rabu (15/7/2026), sekaligus membuka secara resmi Pelatihan Tenun Songket Melayu Riau.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Al Hidayah Riau dalam mendukung pelestarian budaya Melayu sekaligus meningkatkan keterampilan perempuan di bidang kerajinan tenun yang memiliki nilai budaya dan ekonomi.

Ketua DPD Pengajian Al Hidayah Provinsi Riau, Hj. Nuraini, SE., MM, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap kelestarian budaya daerah yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

"Pelatihan Tenun Songket Melayu Riau ini merupakan wujud nyata komitmen DPD Pengajian Al Hidayah Provinsi Riau dalam melestarikan warisan budaya Melayu sekaligus memberdayakan perempuan melalui peningkatan keterampilan dan penguatan UMKM. Kami berharap para peserta tidak hanya mampu menjaga kelestarian tenun songket sebagai identitas budaya Riau, tetapi juga dapat mengembangkannya menjadi produk yang bernilai ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujar Nuraini.

Ia menambahkan, Al Hidayah akan terus menghadirkan program-program yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan keagamaan, tetapi juga pemberdayaan perempuan melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

"Pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan mengenal sejarahnya, tetapi juga harus diwujudkan melalui aksi nyata. Dengan belajar menenun, kita ikut menjaga identitas Melayu Riau agar tetap hidup dan berkembang di tengah kemajuan zaman," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Kebudayaan dan UMKM DPD Pengajian Al Hidayah Provinsi Riau menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan perempuan-perempuan yang terampil dan memiliki semangat berwirausaha melalui produk tenun khas Melayu Riau.

Selain mengikuti pembukaan pelatihan, para peserta juga berkesempatan melihat secara langsung proses pembuatan kain songket, mulai dari pengenalan benang, penyusunan motif, hingga teknik menenun menggunakan alat tenun tradisional di Rumah Tenun Kampung Bandar.

Melalui kegiatan ini, DPD Pengajian Al Hidayah Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian budaya Melayu sekaligus memperkuat peran perempuan dalam membangun ekonomi keluarga melalui sektor UMKM. Diharapkan pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang mampu menjaga dan mengembangkan warisan budaya Riau.