H Herman Pimpin Golkar Inhil, Ketua DPD Golkar Provinsi Riau Pesan Saatnya Perkuat Konsolidasi
H Herman Pimpin Golkar Inhil, Ketua DPD Golkar Provinsi Riau Pesan Saatnya Perkuat Konsolidasi

Golkar Riau - H. Herman resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Inhil yang digelar di Kantor DPD Golkar Inhil, Tembilahan, Selasa (22/9/2026) malam.

Terpilihnya Herman menjadi awal babak baru bagi Golkar Inhil. Usai Musda, ia langsung menekankan pentingnya konsolidasi internal, loyalitas kader dan kekompakan seluruh elemen partai untuk memperkuat organisasi menghadapi agenda politik ke depan.

Herman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, termasuk dukungan dari 20 Pimpinan Kecamatan (PK) serta organisasi sayap Partai Golkar.

Menurutnya, kekuatan Golkar tidak hanya bertumpu pada struktur kepengurusan utama, tetapi juga pada organisasi pendiri dan sayap partai. Karena itu, seluruh kekuatan tersebut harus disatukan dan diperkuat hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Potensi kita sebenarnya sangat besar. Kita memiliki banyak sayap dan organisasi pendiri. Jika semuanya kita satukan dan kita bina hingga tingkat desa dan kelurahan, kekuatan ini akan luar biasa,” ujar Herman. 

Tegaskan Loyalitas dan Disiplin Organisasi

Herman juga menyoroti pentingnya seluruh kader menjalankan keputusan partai. Menurutnya, keputusan yang telah ditetapkan organisasi harus menjadi pedoman bersama dan dilaksanakan hingga ke tingkat bawah.

Ia mengingatkan agar dinamika dan perbedaan sikap yang pernah muncul dalam agenda politik sebelumnya tidak kembali mengganggu soliditas internal Golkar.

“Keputusan partai adalah keputusan bersama dan wajib kita laksanakan,” tegasnya. 

Herman menyebut loyalitas dan kekompakan sebagai bagian penting dalam membangun barisan Golkar yang solid.

“Jika seseorang memiliki keputusan sendiri di luar keputusan partai, berarti dia tidak berada di barisan yang sama,” katanya. 

Struktur Baru Akan Akomodir Aspirasi

Dalam penyusunan kepengurusan periode mendatang, Herman mengatakan pihaknya akan membuka ruang bagi seluruh elemen Golkar untuk menyampaikan aspirasi.

Organisasi sayap dan unsur pendiri partai juga disebut akan mendapatkan perhatian dalam proses penyusunan struktur kepengurusan.

Namun, Herman menegaskan bahwa kepengurusan tidak sekadar membutuhkan nama, tetapi orang-orang yang benar-benar memiliki komitmen untuk bekerja membesarkan Golkar.

“Siapa yang tidak memiliki niat yang tulus untuk membesarkan Golkar, tidak akan saya masukkan dalam kepengurusan,” tegasnya. 

Bidik Penguatan Golkar hingga Tingkat Bawah

Pasca-Musda, Herman mengajak seluruh kader meninggalkan kepentingan pribadi dan mengutamakan konsolidasi organisasi.

Ia menekankan bahwa membangun partai membutuhkan kerja bersama, termasuk menghormati peran kader senior serta memperkuat komunikasi antarstruktur.

Ke depan, penguatan organisasi menjadi salah satu agenda utama kepemimpinan Herman. Ia juga menegaskan Golkar Inhil akan mempersiapkan diri menghadapi berbagai agenda politik dengan organisasi yang lebih solid.

“Partai tidak bisa dibangun sendirian. Kita harus mendayung bersama. Yang kita butuhkan sekarang adalah konsolidasi, loyalitas dan penghormatan terhadap senioritas,” ujar Herman. 

Herman sebelumnya tercatat sebagai satu-satunya bakal calon yang mengembalikan berkas pencalonan hingga batas akhir pendaftaran pada Senin (21/9/2026) malam. Musda XI kemudian menetapkannya sebagai Ketua DPD Golkar Inhil untuk periode kepengurusan berikutnya.