Golkar Riau - Komisi V DPRD Provinsi Riau mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau terkait rancangan Rencana Kerja (Renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Komisi V DPRD Riau, Rabu (6/11). Rapat dipimpin Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet didampingi Wakil Ketua Komisi V Abdul Kasim, Sekretaris Komisi V Robin P Hutagalung, beserta anggota Komisi V Septina Primawati, Alga Viqky Azmi, Fairus, dan Rizal Zamzami.
Hadir juga dalam kesempatan ini, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Riau Wan Fajriatul beserta jajarannya, Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Prima Wulandari beserta jajarannya, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Petala Bumi Cahaya PS beserta jajarannya.
Arah kebijakan menurut Visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang mengacu pada Pergub Nomor 3/2024 Rencana Pembangunan Daerah Provinsi Riau Tahun 2025-2026 disampaikan Plh Kepala Dinas Kesehatan Wan Fajriatul, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan penanganan krisis kesehatan akibat bencana dan kejadian luar biasa.
Melihat realita di masyarakat, anggota Komisi V DPRD Riau Alga Viqky Azmi menyoroti pelayanan kesehatan yang masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat. “Dengan anggaran sebesar ini, pelayanan kesehatan masih belum maksimal. Banyak sekali laporan-laporan ke rumah sakit. Marilah kita betul-betul bekerja sehingga anggaran dari pemerintah ini tepat sasaran,” sebutnya.
Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet menegaskan, akan memangkas anggaran untuk Dinas Kesehatan apabila ditemukan penyaluran yang tidak tepat sasaran. Menurut dia, persoalan kesehatan menjadi salah satu persoalan yang harus diutamakan pemerintah.
Sebab, menurut Eet, kesehatan ini mencakup hidup orang banyak dan menggantungkan hidup masyarakat. Maka dari itu, dirinya meminta Dinas Kesehatan betul-betul memanfaatkan anggaran yang ada untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. “Kami tidak mau dengar ada obat-obat putus lagi. Kalau memang tidak sesuai dan tidak tepat sasaran maka akan kami kurangi,” tegasnya.
Eet kemudian meminta agar Dinas Kesehatan bisa lebih memaksimalkan penerapan program-program kesehatan yang telah dicanangkan. Terutama yang berkaitan langsung terhadap kesehatan masyarakat. Termasuk juga layanan yang diberikan oleh RSUD milik Pemerintah Provinsi Riau.
“Layanan di RSUD, kami minta tolong terus ditingkatkan dan dimaksimalkan. Karena ini yang paling bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.
sumber: https://riaupos.jawapos.com/riau/2255288716/dprd-riau-minta-layanan-kesehatan-dimaksimalkan