Golkar Riau – Pengajian Al-Hidayah memperingati Milad ke-47 melalui kegiatan pemotongan tumpeng di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Riau, Selasa (27/10/2026). Peringatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan pengabdian kepada umat dan masyarakat.
Mengusung semangat “Bersatu dalam Ukhuwah, Berkhidmat untuk Umat, Berkarya untuk Indonesia”, kegiatan tersebut menandai rasa syukur atas perjalanan panjang Pengajian Al-Hidayah dalam menjalankan peran keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau, H. Ahmad Syah Harrofie, SH., MH., yang mewakili Ketua DPD Golkar Riau, menyampaikan apresiasi atas perjalanan Pengajian Al-Hidayah yang telah memasuki usia ke-47 tahun.
Menurutnya, milad ini tidak sekadar menjadi perayaan hari jadi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan dan mendorong organisasi agar terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Selamat Milad ke-47 Pengajian Al-Hidayah. Semoga di usia yang semakin matang ini, Pengajian Al-Hidayah terus memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pengabdian kepada umat, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya dalam draf pernyataan yang disiapkan untuk pemberitaan.
Ia berharap Pengajian Al-Hidayah terus menjadi wadah yang mendorong kaum perempuan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga persaudaraan, dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Provinsi Riau, Hj. Nuraini, SE., MM., menyampaikan bahwa peringatan Milad ke-47 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pengurus dan anggota dalam menjalankan amanah organisasi.
Menurutnya, kebersamaan dan semangat ukhuwah menjadi modal penting bagi Pengajian Al-Hidayah untuk terus berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Milad ke-47 ini menjadi momentum bagi kami untuk terus mempererat silaturahmi, menjaga kekompakan, dan meningkatkan pengabdian kepada umat. Kami berharap Pengajian Al-Hidayah semakin maju, solid, dan mampu menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” demikian draf pernyataan Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Riau.
Ia juga berharap seluruh anggota terus menjaga semangat kebersamaan serta menjadikan kegiatan pengajian sebagai sarana memperdalam ilmu agama, membangun kepedulian sosial, dan memperkuat peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Peringatan milad yang ditandai dengan pemotongan tumpeng tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan agar Pengajian Al-Hidayah terus melanjutkan kiprahnya dalam membangun persaudaraan dan memperkuat pengabdian kepada umat.
Memasuki usia ke-47 tahun, Pengajian Al-Hidayah diharapkan semakin berperan dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian, sejalan dengan semangat berkhidmat untuk umat dan berkarya untuk Indonesia.