Paslon SUWAI Hadiri Media Expo SPS Riau 2024, Tekankan Urgensi Kolaborasi Media dan Pemerintah
Golkar Riau - Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar-Mawardi (Suwai) akan hadir dalam dialog dengan tema 'Arah Pembangunan Riau dan Peran Media' yang ditaja bersempena Media Expoyang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau, Ahad (15/9/2024) di Mal SKA Pekanbaru.
Acara yang dihadiri berbagai tokoh penting media dan masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara media dengan para kandidat politik, khususnya menjelang Pilgubri yang dilaksanakan 27 November 2024 nanti.
"Insha Allah Pak Syamsuar akan hadir di Mal SKA jam 3 sore ini," ungkap Fitrah Dayun Pengurus Bidang MPO partai Golkar provinsi Riau.
Dikatakan Syamsuar, peran media sangat penting dalam menjaga kualitas informasi yang beredar selama masa kampanye. “Media memiliki peran krusial sebagai penjaga demokrasi. Di tengah era digital ini, kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa informasi yang disebarkan adalah benar, akurat, dan mendidik masyarakat,” ujar Syamsuar.
Selain itu, Syamsuar juga mengajak insan pers untuk tetap menjaga independensi dalam pemberitaan politik, agar publik dapat mendapatkan gambaran yang objektif mengenai pilihan yang ada. "Pemberitaan yang berimbang adalah kunci agar masyarakat dapat memilih dengan cerdas. Kami mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab dan berharap media dapat terus menjadi mitra yang kritis sekaligus konstruktif," tambahnya.
Acara Media Expo SPS Riau kali ini juga menjadi ajang diskusi terkait tantangan yang dihadapi media dalam menyaring berita palsu (hoaks) yang sering muncul di masa kampanye. Paslon Suwai menyatakan bahwa tim kampanyenya berkomitmen untuk melakukan kampanye yang bersih dan menjauhi segala bentuk disinformasi.
Selain itu dalam, Paslon Suwai telah menyiapkan 15 Komitmen kerjanya 5 tahun mendatang salah satunya adalah menjaga ketahanan pangan di Provinsi Riau. Ditambah lagi provinsi Riau sebagai penghasil sawit terbesar di Indonesia. Untuk itu kedepannya dia berkomitmen untuk membentuk Pabrik Kelapa Sawit (PKS) mini di Desa-desa bisa saja melalui Bumdes atau koperasi-koperasi.