Golkar Riau - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau melakukan audiensi dengan DPD Partai Golkar Provinsi Riau di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Riau, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Konsolidasi Demokrasi yang bertujuan memperkuat komunikasi dan sinergi antara penyelenggara pemilu dengan partai politik dalam menjaga kualitas demokrasi di Provinsi Riau.
Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Riau Alnofrizal, S.E., M.I.Kom., didampingi Anggota Bawaslu Provinsi Riau H. Amiruddin Sijaya, S.Pd., M.M., dan Indra Khalid Nasution, S.H., M.H.
Sementara itu, dari DPD Partai Golkar Provinsi Riau hadir Wakil Ketua H. Ahmad Syah Harrofie, S.H., M.H., Wakil Ketua Hj. Nuraini, S.E., M.M., Ulil Amri, S.H., serta pengurus Nasrudi Ucok dan Asmet Abdullah.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal menyampaikan bahwa tahapan Pemilu 2024 secara konstitusional telah berakhir dengan dilantiknya Presiden. Saat ini, menurutnya, merupakan masa konsolidasi untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan pendidikan politik, serta membangun komunikasi yang lebih erat dengan seluruh pemangku kepentingan.
"Partai politik merupakan pilar utama demokrasi. Karena itu, Bawaslu terus membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh partai politik, termasuk Partai Golkar, agar bersama-sama menjaga kualitas demokrasi dan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas," ujar Alnofrizal.
Ia menambahkan, komunikasi yang baik antara Bawaslu dan partai politik menjadi modal penting dalam membangun demokrasi yang sehat. Bawaslu juga membuka ruang diskusi dan koordinasi apabila terdapat berbagai informasi maupun masukan terkait kepemiluan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau H. Ahmad Syah Harrofie, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bawaslu Provinsi Riau. Menurutnya, audiensi tersebut menjadi langkah positif dalam mempererat hubungan kelembagaan.
"Kami mengapresiasi kunjungan Bawaslu Provinsi Riau sebagai bentuk penguatan komunikasi dan sinergi dengan partai politik. Partai Golkar siap mendukung terciptanya demokrasi yang sehat, berkualitas, dan berintegritas," kata Ahmad Syah Harrofie.
Ia menegaskan bahwa Partai Golkar akan terus menjalin komunikasi yang terbuka dengan Bawaslu serta mendukung berbagai program pendidikan politik dan pengawasan partisipatif.
"Sebagai partai politik, Golkar memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga stabilitas demokrasi. Karena itu, kami siap bersinergi dengan Bawaslu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan menciptakan iklim politik yang kondusif menjelang Pemilu 2029," tambahnya.
Secara terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau H. Yulisman, S.Si., M.M. menyambut baik pelaksanaan audiensi tersebut. Menurutnya, sinergi antara penyelenggara pemilu dan partai politik merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi.
"DPD Partai Golkar Provinsi Riau menyambut baik kunjungan Bawaslu Provinsi Riau. Kami memandang sinergi antara penyelenggara pemilu dan partai politik merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses kepemiluan," ujar Yulisman.
Yulisman menegaskan bahwa Partai Golkar Riau berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya penguatan demokrasi melalui pendidikan politik, peningkatan partisipasi masyarakat, serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kepemiluan.
"Golkar Riau berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan Bawaslu. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis penyelenggaraan pemilu ke depan akan semakin berkualitas, berintegritas, serta mampu melahirkan pemimpin yang mendapat legitimasi kuat dari rakyat," tegasnya.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain membahas penguatan demokrasi, kedua belah pihak juga bertukar pandangan mengenai pentingnya pendidikan politik, pengawasan partisipatif, serta persiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Melalui pertemuan ini, Bawaslu Provinsi Riau dan DPD Partai Golkar Provinsi Riau berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, berkualitas, dan berintegritas di Provinsi Riau.