Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Riau Jons Ade Nopendra Dapatkan Banyak Titipan Aspirasi Warga Saat Reses
Anggota DPRD Riau Jons Ade Nopendra Banyak Mendapatkan Titipan Aspirasi Warga

Golkar Riau - Anggota DPRD Provinsi Riau, Jons Ade Nopendra, pulang ke kampung halamannya, Kabupaten Kuansing. Kepulangannya itu berkaitan dengan agenda reses dan silaturrahmi dengan warga Kuantan Singingi (Kuansing), sejak Senin hingga Ahad (23-30/6/2025) kemarin.

Ia menampung sejumlah aspirasi dari warga desa yang dikunjungi dan dititipkan padanya. Sedikitnya, ada 21 desa yang dikunjungi wakil rakyat Riau asal daerah pemilihan Kuansing dan Indragiri Hulu (Inhu) itu. Di tengah minimnya pembangunan, mayoritas warga mengusulkan pembangunan infrastruktur untuk menunjang peningkatan produktivitas pertanian, salahsatunya tanaman padi.

Seperti yang diusulkan warga Kuansing di 16 desa ini, mulai Kelurahan Benai, Desa Siberakun, Pulau Deras Pangean, Padang Tanggung Pangean, Pulau Tengah Pangean, Marsawa, Geringging Jaya dan Geringging Baru.

Begitu pula Desa Bukit Pedusunan, Seberang Pantai, Bukit Kauman. Juga dari warga di Desa Pisang Berebus, Desa Gunung, Desa Toar, Pulau Godang Kari dan Koto Kari.

Desa-desa ini mengusulkan peningkatan irigasi, jalan usaha tani, jalan produksi, semenisasi pemukiman dan drainase. Dan sebagian warga juga mengusulkan pembangunan rumah layak huni, dan ada juga penerangan jalan.

"Aspirasi ini akan kami perjuangkan. Insya Allah, tahun 2026 ini direalisasikan. Dari banyak aspirasi, tentu ada yang prioritas, mudah-mudahan terealisasi," ucap anggota DPRD Riau Jons Ade Nopendra, Senin (30/6/2025).

Baca Juga: Sebut Kebijakan Nasional, Gubri Atensi Aspirasi, Ribuan Massa Protes Penertiban Lahan Kawasan TNTN

Politisi Golkar Riau ini enggan mengumbar janji kepada warganya. Karena mengingat kondisi keuangan daerah yang defisit, diakui Jons Ade hal ini berdampak terhadap aspirasi warga yang telah ditampungnya sejak Desember 2024 hingga sekarang.

"Saya mohon maaf. Ini sudah sidang ketiga reses, tapi aspirasi yang dulu tak kunjung terealisasi karena kondisi keuangan kita. Insya Allah, tahun 2026 aspirasi yang prioritas akan diperjuangkannya. Ini tentu sejalan dengan komitmen gubernur untuk membangun Riau ini," ujar Jons.

Putra sulung mantan Bupati Kuansing H Sukarmis berharap agar warga Kuansing memahami kondisi daerah saat ini. Namun ia tetap komitmen dalam memperjuangkan aspirasi warganya di Kuansing dan Inhu khususnya, Riau umumnya.

"Ada 30 hektare lahan gagal panen, karena terkendala irigasi. Butuh lampu penerangan jalan penghubung antar dusun. Termasuk juga jalan pertanian untuk angkut padi masyarakat. Dan juga semenisasi jalan pemukiman. Ini diusulkan Kepala Desa Pulau Deras, Padilah ST," ujar Jons Ade.

Lalu, Kepala Desa Padang Tanggung Thamrin juga berharap, aspirasi yang diusulkannya soal jalan semenisasi yang menghubungkan jalan kabupaten menuju obyek wisata Pantai Jai Jai Raok sepanjang 900 meter bisa dilakukan ke depan.

Anggota DPRD Provinsi Riau, Jons Ade Nopendra, pulang ke kampung halamannya, Kabupaten Kuansing. Kepulangannya itu berkaitan dengan agenda reses dan silaturrahmi dengan warga Kuantan Singingi (Kuansing), sejak Senin hingga Ahad (23-30/6/2025) kemarin.

Ia menampung sejumlah aspirasi dari warga desa yang dikunjungi dan dititipkan padanya. Sedikitnya, ada 21 desa yang dikunjungi wakil rakyat Riau asal daerah pemilihan Kuansing dan Indragiri Hulu (Inhu) itu. Di tengah minimnya pembangunan, mayoritas warga mengusulkan pembangunan infrastruktur untuk menunjang peningkatan produktivitas pertanian, salahsatunya tanaman padi.

Seperti yang diusulkan warga Kuansing di 16 desa ini, mulai Kelurahan Benai, Desa Siberakun, Pulau Deras Pangean, Padang Tanggung Pangean, Pulau Tengah Pangean, Marsawa, Geringging Jaya dan Geringging Baru.

Baca Juga: Usai Dilantik Presiden, Suhardiman Amby Lanjut ke Magelang, Muklisin Pulang Kampung Senin Baru Ngantor

Begitu pula Desa Bukit Pedusunan, Seberang Pantai, Bukit Kauman. Juga dari warga di Desa Pisang Berebus, Desa Gunung, Desa Toar, Pulau Godang Kari dan Koto Kari.

Desa-desa ini mengusulkan peningkatan irigasi, jalan usaha tani, jalan produksi, semenisasi pemukiman dan drainase. Dan sebagian warga juga mengusulkan pembangunan rumah layak huni, dan ada juga penerangan jalan.

"Aspirasi ini akan kami perjuangkan. Insya Allah, tahun 2026 ini direalisasikan. Dari banyak aspirasi, tentu ada yang prioritas, mudah-mudahan terealisasi," ucap anggota DPRD Riau Jons Ade Nopendra, Senin (30/6/2025).

Politisi Golkar Riau ini enggan mengumbar janji kepada warganya. Karena mengingat kondisi keuangan daerah yang defisit, diakui Jons Ade hal ini berdampak terhadap aspirasi warga yang telah ditampungnya sejak Desember 2024 hingga sekarang.

"Saya mohon maaf. Ini sudah sidang ketiga reses, tapi aspirasi yang dulu tak kunjung terealisasi karena kondisi keuangan kita. Insya Allah, tahun 2026 aspirasi yang prioritas akan diperjuangkannya. Ini tentu sejalan dengan komitmen gubernur untuk membangun Riau ini," ujar Jons.

Putra sulung mantan Bupati Kuansing H Sukarmis berharap agar warga Kuansing memahami kondisi daerah saat ini. Namun ia tetap komitmen dalam memperjuangkan aspirasi warganya di Kuansing dan Inhu khususnya, Riau umumnya.

Baca Juga: Awas! Ada Uang Palsu Beredar di Kuansing, Satu Pelaku Diamankan Polisi

"Ada 30 hektare lahan gagal panen, karena terkendala irigasi. Butuh lampu penerangan jalan penghubung antar dusun. Termasuk juga jalan pertanian untuk angkut padi masyarakat. Dan juga semenisasi jalan pemukiman. Ini diusulkan Kepala Desa Pulau Deras, Padilah ST," ujar Jons Ade.

Lalu, Kepala Desa Padang Tanggung Thamrin juga berharap, aspirasi yang diusulkannya soal jalan semenisasi yang menghubungkan jalan kabupaten menuju obyek wisata Pantai Jai Jai Raok sepanjang 900 meter bisa dilakukan ke depan.

Sumber: RiauPos