Anggota DPRD Kota Pekanbaru yang juga merupakan Sekretaris Golkar Kota Pekanbaru, Roni Amriel
Golkar Riau - Pasca dilantik 6 September lalu, aktivitas 50 anggota DPRD Kota Pekanbaru periode 2024-2029 belum efektif bahkan vakum (kosong) kegiatan. Ini disebut akibat belum terbentuknya Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) menggesa Ketua DPRD Kota Pekanbaru sementara untuk segera memproses pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) agar anggota dewan terpilih bisa segera menjalankan tugas pokok dan fungsinya.
Anggota DPRD Kota Pekanbaru yang juga merupakan Sekretaris Golkar Kota Pekanbaru, Roni Amriel berharap pembentukan AKD ini segera terbentuk, minimal setelah orientasi 50 anggota dewan terpilih sudah mulai dibahas. Hal ini guna menunjang kerja para wakil rakyat.
"Harapan kami AKD segera dimusyawarahkan, dirumuskan, diformulasikan untuk mengakomodir semua pihak terutama 50 anggota dewan. Supaya kawan-kawan terpilih terutama dari Fraksi Golkar bisa melaksanakan tupoksinya sebagai anggota dewan terutama di dapil masing masing, kan ada isu-isu yg berkembang di dapil masing-masing mulai dari dapil 1 sampai 7," ungkap Roni Amriel.
Terkait waktu normal terbentuknya AKD DPRD menurut Roni tergantung Political Will (kemauan politik) bisa cepat ataupun sebaliknya.
"Tergantung Political Will bisa cepat bisa lambat. Harapan kita tentunya bisa segera dibahas dan dibentuk AKD ini. Kalau untuk pembentukan komisi saya kira masih dikomposisi yang ada yakni empat komisi, kalaupun ada penambahan tentu sesuai dengan kebutuhan dan sesuai peraturan perundangan. Kalau tidak melanggar peraturan perundang-undangan bisa saja," pungkas Sekretaris Golkar Kota Pekanbaru ini.
Sumber: https://www.halloriau.com/read-dprd-pekanbaru-1457155-2024-09-11-akd-belum-terbentuk-aktivitas-dprd-pekanbaru-belum-efektif.html (Dengan penambahan)