Golkar Riau — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Rokan Hulu terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VI Tahun 2026.
Musda VI menjadi agenda strategis bagi Partai Golkar Rokan Hulu dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kepengurusan partai untuk periode mendatang.
Mengusung tema “GOLKAR SOLID, INDONESIA MAJU, ROKAN HULU MAJU”, Musda VI diharapkan menjadi momentum untuk memperkokoh soliditas seluruh kader serta meningkatkan kontribusi Partai Golkar dalam pembangunan daerah dan kemajuan Indonesia.
Dalam persiapannya, DPD Partai Golkar Kabupaten Rokan Hulu telah membentuk kepanitiaan Musda yang terdiri atas penanggung jawab, panitia penyelenggara, Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC), serta sejumlah seksi pendukung.
Sebagai Penanggung Jawab Musda VI dipercayakan kepada H. Sari Antoni, SH., MM bersama anggota T. File.
Sementara itu, Panitia Penyelenggara diketuai H. T. Rusli, S.Sos, dengan Yulia Kustia Rini, S.Pd dan Resi Elfina, S.Pd sebagai sekretaris. Anggota panitia terdiri dari H. Zulkarnain, S.Sos, H. Jondri, dan Karneng Dimara Lubis.
Untuk Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC), posisi ketua dipercayakan kepada Nono Patria Pratama, SE, wakil ketua Syamsir Jasit, SH, sekretaris Dedek Hendro, SM, serta anggota Ilham Marzuki dan Ermi Yanti.
Sedangkan Panitia Pelaksana atau Organizing Committee (OC) diketuai Romi Juliandra, SE. Wakil ketua masing-masing H. Sarkawi, SE, Wahyu Hidayat, Budi Rikli, dan Ajira Miazawa.
Posisi sekretaris dijabat Ruslan Abdul Gani, S.Pdi, sementara bendahara dipercayakan kepada Hj. Hasmeri Yulinawati, A.Md.
Untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, panitia juga telah menyiapkan sejumlah seksi. Seksi Acara, Akomodasi, Konsumsi dan Dekorasi dikoordinatori Jam’an, sedangkan Seksi Perlengkapan (Atribut) dan Keamanan dikoordinatori Danil.
Usulkan Pelaksanaan 29–30 Agustus 2026
Terkait waktu pelaksanaan, DPD Partai Golkar Kabupaten Rokan Hulu telah mengusulkan Musda VI digelar pada 29–30 Agustus 2026 kepada DPD Partai Golkar Provinsi Riau.
Namun, usulan tanggal tersebut masih menunggu persetujuan resmi dari DPD Partai Golkar Provinsi Riau.
Salah seorang pengurus DPD Partai Golkar Rokan Hulu mengatakan, pembentukan panitia dan persiapan Musda merupakan tindak lanjut dari instruksi DPD Partai Golkar Provinsi Riau dan DPP Partai Golkar.
“Sesuai instruksi DPD I Partai Golkar Provinsi Riau kepada DPD II Partai Golkar, khususnya Rokan Hulu, untuk melaksanakan konsolidasi dan Musda guna memilih ketua serta pengurus Partai Golkar Rokan Hulu ke depannya. Oleh karena itu, DPD II Kabupaten Rokan Hulu telah membentuk panitia dan mengusulkan jadwal pelaksanaan Musda kepada DPD I,” ujarnya.
Ia mengatakan, seluruh jajaran kepanitiaan terus melakukan persiapan agar Musda VI dapat terlaksana secara tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan organisasi Partai Golkar.
Pihaknya juga berharap usulan pelaksanaan Musda pada 29–30 Agustus 2026 dapat memperoleh persetujuan dari DPD Partai Golkar Provinsi Riau.
“Kami mengusulkan pelaksanaan Musda pada tanggal 29 dan 30 Agustus 2026. Semoga DPD I dapat menyetujui dan dihadiri oleh Ketua DPD I Bapak H. Yulisman beserta pengurus lainnya. Panitia juga telah siap melaksanakan sesuai instruksi dari DPD I dan DPP Partai Golkar,” lanjutnya.
Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader
Musda VI DPD Partai Golkar Kabupaten Rokan Hulu tidak semata-mata menjadi agenda pergantian maupun penetapan kepengurusan baru.
Lebih dari itu, Musda diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal, menjaga soliditas kader, serta menyatukan langkah seluruh jajaran Partai Golkar di Kabupaten Rokan Hulu.
Melalui Musda VI, Partai Golkar Rokan Hulu diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan dan kepengurusan yang solid, memiliki komitmen terhadap organisasi, serta mampu membawa Partai Golkar semakin berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Rokan Hulu.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, seluruh panitia optimistis Musda VI dapat berjalan dengan baik, demokratis, tertib, dan sesuai mekanisme serta ketentuan organisasi Partai Golkar.