Kabut Asap Makin Parah, Ketua Komisi V Indra Gunawan Eet Imbau SMA/SMK di Riau Terapkan Sekolah Daring
Kabut Asap Makin Parah, Ketua Komisi V Indra Gunawan Eet Imbau SMA/SMK di Riau Terapkan Sekolah Daring

Golkar Riau  — Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, Indra Gunawan Eet, meminta Pemerintah Provinsi Riau segera mengambil langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Ia mengimbau Pemprov Riau menginstruksikan SMA, SMK, dan sekolah sederajat, khususnya di wilayah terdampak Karhutla, untuk menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan menerapkan sistem pembelajaran daring.

Menurut Indra, kualitas udara yang semakin memburuk berpotensi mengganggu kesehatan siswa apabila aktivitas belajar tetap dilakukan secara langsung di sekolah.

“Kita mengimbau agar sekolah SMA/SMK/sederajat segera diberlakukan sekolah daring. Karena kabut asap sekarang sudah menyebabkan kondisi udara memburuk,” ujar Indra, Rabu (26/8/2026).

Indra mengungkapkan, Komisi V DPRD Riau juga telah menerima laporan mengenai sejumlah siswa SMA Negeri Plus Riau yang mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi udara.

Bahkan, beberapa siswa disebut harus mendapatkan perawatan di rumah sakit karena mengalami gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Sudah ada laporan beberapa siswa SMA Plus masuk rumah sakit karena ada gejala ISPA. Jadi mereka libur hari ini,” katanya.

Ia berharap langkah serupa dapat segera diterapkan oleh sekolah-sekolah lain, terutama yang berada di daerah dengan kondisi kabut asap cukup parah.

“Saya imbau sekolah lain juga, khususnya di wilayah Karhutla, segera meliburkan kegiatan belajar tatap muka,” pungkasnya.

Kebijakan pembelajaran daring dinilai dapat menjadi langkah sementara untuk melindungi kesehatan siswa dan tenaga pendidik hingga kondisi kualitas udara kembali membaik.